Sejarah penyakit sifilis


Penyakit sifilis atau sering dikenal dengan sebutan raja singa telah banyak menyerang manusia dari beberapa abad yang lalu.

Berbagai penelitian yang mencoba menggali informasi tentang sejarah penyakit sifilis ini, kapan pertama kali muncul dan kemudian menyebar ke seluruh dunia secara luas dan hingga hari ini masih tetap eksis.

sejarah sifilis

Namun meskipun banyak penelitian telah banyak dilakukan, tetapi penyakit kelamin ini hingga kini tetap menjadi misteri yang belum terpecahkan, penelitian sudah mencakup berbagai macam aspek, baik secara medis kimia, politik, sejarah dan lain sebagainya.

Perkiraan yang muncul kapan dan dimana pertama kali muncul adalah saat Colombus berekspansi menjelajahi lautan yang dikenal dengan Dunia Baru. Menurut sumber http://jualobatsipilis.com bahwa rombongan kelompok Colombus inilah yang menyebarkan penyakit sifilis dari Eropa ke Amerika ketika mereka melakukan ekspansi pada abad 14. Selanjutnya serangan sifilis tercatat menyerang manusia pada saat perang antara Perancis dengan Italia sekitar tahun 1495.

Teori ini justru mendapat sanggahan, karena jika demikian maka penyakit raja singa ini sesungguhnya telah ada sebelum colombus kembali, dan kemungkinan juga penyakit ini masih susah dibedakan dengan penyakit yang lain seperti lepra, karena gejala sifilis yang muncul akibat penyakit ini juga tidak berbeda dengan beberapa kebanyakan penyakit yang lain.

Penyakit ganas ini termasuk sangat berbahaya jika menyerang manusia terutama dalam jangka panjang, penyakit yang ditularkan melalui hubungan seks ini bisa menyerang sistem otak, jantung, mata, tulang dan yang fatal juga bisa mengakibatkan kematian jika tidak segera mendapatkan obat sakit sifilis  yang benar.  Sejarah mencata bahwa korban yang pertama kali muncul dalam catatan adalah seorang pria bernama Joseph Grünpeck pada 1496.

Istilah sifilis pertama kali dipakai dan digunakan oleh orang italia yang menjadi penyair, yaitu Girolamo Fracastoro. Dia pertama menggunakan istilah sifilis itu pada 1530 yang ditulis dalam sebuah puisi Latin.

Peneliti Ismael Maatouk dan Roy Moutran dalam Journal of Sexual Medicine yang diterbitkan pada 25 Oktober mengatakan Fracastoro menulis “penyakit vulgar ini lahir di barat laut Atlantik, menjangkiti mereka yang tidak bahagia”.
Sebelum dikenal sebagai penyakit sifilis, penyakit ini memiliki banyak nama lain, pada masa itu banyak negara yang menjadikan sifilis sebagai musuh utama akibat epidemi yang mewabah tersebut. Orang perancis dituduh sebagai penyebar sifilis oleh orang Italia, bangsa asia terutama jepang sering menganggap sifilis adalah bawaan dari orang portugis, Orang Turki menganggap sifilis sebagai penyakit perancis dan masih banyak lagi

Kembali ke puisi karya dari Fracastoro, sifilis dikatakan sebagai nama dari seorang penggembala dari bangsa Yunani, yaitu dinamakan Syphilus yang dikenal sebagai aktir utama pemberontakan terhadap dewa matahari dan kemudian menderita penyakit.

raja singa ini merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan subspesies bakteri Treponema pallidum, suatu spesies mikro yang berbentuk spiral. Banyak teori yang menyebutkan bahwa bakteri ini telah muncul dan berkembang sejak manusia ada, namun karena gejala sifilis yang muncul mirip dengan penyakit lain, menyebabkan penyakit ini menjadi susah dideteksi keberadaannya. Bakteri ini terdeteksi pada 1905.

Penyakit Sifilis ini sendiri berkembang dalam empat tahap. Masing-masing tahapan atau fase ini memiliki tanda dan ciri yang berbeda, gejala awal biasanya ditandai dengan munculnya luka, ruam kulit, kebutaan, kelumpuhan hingga demensia. Yang berbahaya adalah jika penyakit ini tidak segera diobati, maka efek dari sifilis tingkat lanjut bisa muncul 20 tahun kemudian justru setelah gejala awal sifilis ini menghilang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *