Cara membersihkan lantai kayu dan lantai beton


Terbuat dari material apa pun lantai rumah Anda, rawatlah secara benar. Artikel ini menyajikan informasi cara membersihkan lantai kayu dan lantai beton.
Cara membersihkan lantai kayu dan lantai beton

Berbeda jenis lantai, berbeda pula cara perawatannya. Menerapkan cara membersihkan lantai yang salah bisa justru merusak lantai. Informasi berikut ini menunjukkan langkah-langkah membersihkan lantai dan produk atau bahan pembersih yang bisa dipakai berdasarkan jenis lantai.

Cara perawatan beton lantai

Lantai beton cukup populer karena lebih rendah biaya pembangunan, tangguh, tahan lama, dan sejuk. Beberapa rumah tidak hanya memakai lantai beton di garasi dan halaman, tetapi juga di dalam rumah untuk menciptakan kesan industrialis. Pada umumnya, lantai beton untuk interior rumah dipoles untuk menghaluskannya. Langkah-langkah membersihkan lantai beton:

  • Gunakan sapu atau mesin pengisap debu untuk menyingkirkan debu dari seluruh permukaan lantai beton.
  • Campur produk pembersih lantai beton dengan air hangat di ember. Cairan pembersih khusus lantai beton bisa didapatkan di toko-toko perkakas atau toko bahan bangunan.
  • Pel lantai mulai dari pojok terjauh dan bergerak mundur menuju pintu keluar. Ganti air jika sudah keruh.
  • Keringkan lantai memakai lap kering dan bersih atau biarkan mengering secara alami.

Lantai beton perlu dipoles dengan mesin khusus guna mempertahankan kilaunya. Hubungi jasa layanan pemoles lantai terdekat untuk mengerjakan ini. Anda juga bisa menyewa mesin pemoles lantai beton dari toko-toko bangunan dan mengerjakannya sendiri.

Cara membersihkan lantai kayu dan lantai beton

Catatan

Lantai beton perlu dipoles secara berkala supaya tidak berubah menjadi kusam. Berhati-hatilah mengepel lantai kayu yang tidak berlapis pelindung agar tidak sampai menyerap terlalu banyak air. Baca aturan pakai pada label kemasan produk pembersih yang Anda pakai.

Cara membersihkan lantai kayu

Bahan kayu, sebagaimana material alami lainnya, rentan rusak jika tidak dirawat secara benar. Sebelum Anda membersihkan lantai kayu, Anda perlu memastikan apakah lantai tersebut berlapis bahan kedap air atau tidak. Cara perawatan lantai kayu berbeda menurut bahan pelapisnya.

Jika lantai kayu Anda berlapis bahan kedap air, Anda bisa mengepelnya tanpa perlu khawatir merusaknya. Langkah-langkahnya:

  • Sapu atau sedot debu dan kotoran agar tidak menggores lantai ketika dipel.
  • Larutkan cairan pembersih lantai kayu di dalam seember air hangat. Ikuti aturan pakai pada label kemasan produk.
  • Basahi kain atau alat pel dan peras hingga tidak ada air menetes. Meskipun berlapis bahan kedap air, genangan air di lantai kayu sebaiknya dihindari.
  • Pel lantai dengan cara memutar lap atau alat pel di atas lantai.
  • Keringkan lantai dengan lap kering dan bersih.

Perawatan lantai kayu yang tidak berlapis bahan kedap air sedikit berbeda. Anda perlu lebih cekatan agar lantai tidak terlalu basah dan tidak terlalu lama terpapar air. Langkah-langkahnya:

  • Sapu atau sedot debu dan kotoran agar tidak menggores lantai ketika dipel.
  • Campur cairan pembersih lantai kayu dan sedikit air. Baca dan ikuti petunjuk pemakaian pada kemasan produk.
  • Sekadar buat kain pel agak lembap dengan campuran tersebut.
  • Usapkan pada lantai dan segera lap bagian yang sama dengan lap kering dan bersih.

Beberapa lantai tampak berbahan kayu, padahal sebenarnya berbahan sintetis yang menyerupai kayu atau disebut laminasi. Bahan ini lebih tahan lama dan lebih mudah dirawat. Berbeda dari cara membersihkan lantai kayu yang memerlukan cairan pembersih lantai kayu khusus, Anda bisa memakai produk pembersih lantai keramik biasa untuk lantai laminasi. Hal yang paling penting diingat ketika mengepel lantai laminasi adalah menjauhkannya dari genangan air, jadi segera keringkan lantai laminasi yang baru dipel. Terlalu banyak air bisa menyebabkan lantai laminasi menggembung.

Itulah artikel tentang Cara membersihkan lantai kayu dan lantai beton semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Baca Juga artikel tentang beberapa jenis sprei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *