Customer Harus Mengerti Empat Musim Properti


musim-property

Beli serta menyewa tempat tinggal sesungguhnya dapat dikerjakan setiap saat. Namun untuk memperoleh keuntungan yang semakin besar, Anda mesti tahu beberapa saat spesifik dimana harga dapat jadi lebih tinggi atau jadi lebih rendah dari market.

Menurut Handi Asbar, Marketing dari ERA Emerald Bintaro, Tangerang Selatan, sekurang-kurangnya ada empat musim dalam satu tahun yang terkait dengan keadaan penjualan serta sewa property.

Musim Sewa

Musim ini umumnya berlangsung pada awal th., mulai Januari sampai April. Di peristiwa ini, menurut Handi, banyak customer yang mencari tempat tinggal dengan maksud untuk disewa. Pencarian umumnya telah dikerjakan mulai sejak akhir th. serta baru action dimuka th..

“Umumnya didominasi pasangan muda atau mereka yang kekuatan finansialnya cuma cukup untuk mengontrak tempat tinggal. Berdasar pada harga, pencariannya sekitar pada Rp50 Juta sampai Rp100 Juta per th.. Sesaat untuk customer ekspatriat, harga tempat tinggal yang diincar di kisaran Rp75 Juta – Rp150 Juta per th., ” terangnya.

Saat pasar sewa tengah ramai, biasanya yang memiliki tempat tinggal bakal membandrol harga yang sedikit lebih tinggi hingga susah untuk ditawar.

“Untuk mencari tempat tinggal sewa yang pas, pencari property harus juga tahu beberapa lokasi popular. Serta Tempat tinggal. com yang mempunyai prinsip untuk menolong beberapa pencari property temukan tempat tinggal dambaan, sediakan feature unggulan itu, ” tutur Country Manager Tempat tinggal. com, Wasudewan.

“Untuk kelompok sewa, umpamanya, pada pertengahan November ini tempat Bandung, Depok, Denpasar serta Tangerang paling di cari oleh kian lebih 3 juta pencari property tiap-tiap bln. di Tempat tinggal. com, ” ia memberikan.

Musim Cari-cari

Ada juga satu musim dimana customer nyatanya cuma mencari-cari, memperbandingkan satu tempat tinggal dengan tempat tinggal lain, tetapi ujung-ujungnya tak beli atau menyewa. Musimnya berlaku mulai sejak Mei – Juli.

“Fenomena seperti ini umumnya berlangsung pada saat liburan anak sekolah, dimana banyak customer yang bertandang untuk melihat-lihat tempat tinggal yang diincarnya berbarengan keluarga, namun memanglah sebatas melihat-lihat saja. Berikut beberapa saat yang dikira susah untuk agen lantaran penjualan condong melambat, ” kata Handi.

Seirama dengan Handi, praktisi property sekalian Co-Founder Margonda Realty, Rachmad Udaya, menilainya peristiwa berlibur memanglah sering menyebabkan penurunan ketertarikan beli atau sewa terutama di ruang Depok.

“Penjualan relatif rendah di pertengahan th., waktunya diawali dari pertama berlibur hingga usai. Penyebabnya paling besar yaitu customer lebih konsentrasi mengurus cost sekolah daripada masalah mencari tempat tinggal, ” tuturnya.

Nah, untuk customer yang menginginkan memperoleh tempat tinggal dengan harga yang dapat dinegosiasikan dibawah market, jadi berikut waktu yang paling pas.

Musim Beli

Musim ini umumnya berlangsung pada tiga bln. mendekati akhir th. yaitu Agustus, September, serta Oktober.

“Di musim ini customer yang punya niat beli di lokasi Depok banyak berdatangan. Berikut yang lalu mengakibatkan penjualan bertambah penting, ” tutur Rachmad.

Mengamini pernyataan Rachmad, Handi mengakui kondisi pasar di Bintaro juga bergairah dalam kurun saat ini. Ia menyampaikan kalau pemicunya variasi, tetapi salah nya ialah lantaran ketentuan PBB tahunan telah launching.

“Inilah yang pada akhirnya menyebabkan customer untuk beli tempat tinggal selesai tahu angka tentu dari PBB yang baru. Jadi mereka dapat mempertimbangkan besarannya yang lalu sesuai dengan bujetnya. Tidak heran bidang jual-beli senantiasa ramai pada musim ini, ” tukasnya.

Sedang Wasudewan menilainya “Aktivitas beberapa pencari property dengan cara on-line di semester ke-2 juga biasanya begitu tinggi. Pada semester ke-2 th. ini, umpamanya, satu diantara halaman yang begitu ramai diliat pengunjung Tempat tinggal. com yaitu Perumahan Baru. ”

“Mereka begitu mengerti kalau beli tempat tinggal bukanlah mementingkan fisik saja, namun juga sarana sekitaran, seperti tempat tinggal sakit, sekolah, transportasi umum lain. Info detil yang diperlengkapi Resensi Proyek (www. tempat tinggal. com/review) di Perumahan Baru begitu di cari oleh pengunjung, ” tuturnya.

Musim wait and see

Di pengujung th., umumnya customer, terutama investor, cenderung memprioritaskan jurus ‘tunggu’ sembari menganalisa atau umum di kenal dengan arti ‘wait and see’.

“Masa-masa ini ini memanglah lebih cenderung ke musim sewa, tetapi bedanya customer berkesan menahan. Jadi rata-rata customer memakai bekas akhir th. untuk mencari serta memastikan kandidat tempat tinggalnya. Nah, action-nya dimuka th. itu, ” terang Handi.

Sesaat dari pandangan Rachmad, sikap mengkaji customer mungkin saja lantaran mereka juga tengah mempertimbangkan kenaikan upah serta bonus tahunan yang umum diberikan perusahaan pada awal th..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *