Cara Belanja secara online Supaya TIDAK terkena tipu


Bagian 15 dari Pencurian Act 1968 mendefinisikan tindak pidana memperoleh properti dengan penipuan. Pasal 15 menjelaskan kejahatan seperti yang dilakukan oleh orang yang dengan penipuan tidak jujur memperoleh harta benda orang lain, dengan maksud permanen merampas dia dari itu. Dengan demikian, dalam rangka membangun tindak pidana memperoleh properti dengan penipuan elemen berikut harus hadir:

Cara Belanja secara online Supaya TIDAK terkena tipu

  1. mendapatkan
  2. Milik
  3. Milik lain
  4. Penipuan
  5. Ketidakjujuran

Telah diadakan di pengadilan pidana yang semua elemen di atas perlu dibuktikan agar Pasal 15 memperoleh properti dengan penipuan yang akan didirikan. Jika salah satu elemen tidak dapat dibangun maka terdakwa akan dibebaskan dari tuduhan. Agar masing-masing elemen di atas harus dibuktikan standar yang harus ditetapkan oleh pengadilan adalah bahwa dari diragukan lagi.

Menurut Pasal 15 (2) dari Pencurian Act 1968 memperoleh terjadi ketika seseorang memperoleh kepemilikan, kepemilikan atau kontrol. Definisi ini juga mencakup memperoleh selama atau memungkinkan lain untuk mendapatkan atau mempertahankan. Hal ini penting untuk dicatat hubungan antara mendapatkan dan penipuan. Agar pelanggaran harus dibuktikan properti harus telah diperoleh dengan penipuan, tidak cukup hanya membuktikan bahwa terdakwa telah memperoleh properti.

Bagian 4 dari Pencurian Act 1968 mendefinisikan properti sebagai termasuk uang dan semua properti lainnya, nyata atau pribadi termasuk hal-hal dalam tindakan dan properti tidak berwujud lainnya. Dalam kebanyakan kasus memperoleh properti dengan penipuan properti cenderung uang atau sesuatu yang serupa. Bagian 5 dari Pencurian Act 1968 menyatakan bahwa properti akan dianggap sebagai milik setiap orang yang memiliki kepemilikan atau kontrol atas hal itu, atau hak milik atau kepentingan.

Jika misalnya uang di rekening bank seseorang akan jelas jatuh tepat dalam definisi properti milik lain. Menurut hukum kasus transfer elektronik antar bank tidak bisa dihitung sebagai properti milik lain.

Bagian 15 dari penawaran Theft Act dengan situasi dimana satu jujur memperoleh transfer uang untuk dirinya sendiri atau yang lain menciptakan tindak pidana Mendapatkan Transfer Uang oleh Deception, yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk memperoleh properti dengan penipuan.

Berdasarkan Bagian 15 dari Pencurian Act transfer terjadi ketika debit dibuat untuk satu account dan kredit dibuat ke yang lain. Kredit harus berasal dari debit atau debit harus hasil dari kredit. Harus ada jumlah uang yang terlibat tetapi penting apakah jumlah yang dikreditkan setara dengan yang didebet, apakah transfer adalah dengan cek atau dengan metode lainnya atau apakah ada penundaan dalam proses.

Bagian 15 dari Pencurian Act menyatakan bahwa penipuan meliputi penipuan dengan kata-kata atau perilaku sebagai fakta atau hukum dan termasuk penipuan untuk menyajikan niat atau orang yang menggunakan penipuan atau kepada orang lain. Terdakwa dituduh penipuan harus tahu bahwa pernyataan tersebut mungkin atau palsu tetapi itu dapat diambil sebagai benar.

Contoh memperoleh properti dengan penipuan akan mendapatkan pekerjaan yang menyatakan bahwa Anda memiliki kualifikasi tertentu dalam bidang tertentu ketika Anda tidak dan memberikan referensi palsu di aplikasi untuk posisi tertentu. Anda kemudian akan membayar uang yang akan properti yang Anda telah diperoleh penipuan.

Penipuan dapat dilakukan dengan kata-kata atau perilaku. Pernyataan di atas apakah itu lisan atau disampaikan secara tertulis akan dianggap penipuan dengan kata-kata. Setelah melaksanakan pekerjaan dalam kaitannya dengan pelanggan potensial atau rekan kerja lainnya akan dilihat sebagai penipuan oleh perilaku.

Misalnya jika seseorang itu untuk mengaku sebagai dokter yang akan dilihat sebagai penipuan oleh perilaku. Namun, jika seorang individu hanya mengenakan seragam yang mereka tidak berhak tidak akan berjumlah penipuan oleh perilaku.

Selain penipuan ini harus mengandalkan dalam memperoleh properti. Dalam contoh di atas jika majikan mempekerjakan orang untuk beberapa alasan lain bahwa referensi palsu dan kebohongan mengenai kualifikasi maka properti tidak akan diperoleh dengan penipuan.

Sebuah terdakwa dituduh membuat off tanpa pembayaran harus diketahui bahwa pembayaran yang diperlukan dan dimaksudkan untuk pergi tanpa membayar, dengan tidak berniat datang kembali atau pernah membayar untuk barang atau jasa.

Sebuah denda sampai ┬áRp. 500.000 dan atau hukuman penjara hingga enam bulan adalah hukuman untuk kebanyakan kasus membuat off tanpa pembayaran. Untuk kasus yang lebih serius terdengar di pengadilan hakim ‘, bagaimanapun, hukuman bisa lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *