Belanja Pintar


3 Cara Belanja Pintar Agar Bisa Berhemat

 Belanja memang menjadi salah satu kegiatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi jika sesorang sudah berkeluarga, kegiatan berbelanja semakin semakin kegiatan besar karena kebutuhan semakin bertambah. Maka dari itu, seseorang dituntut untuk mampu berbelanja pintar. Tujuannya sudah pasti, agar tidak terjadi besar pasak daripada tiang. Ketika berbelanja, coba praktikan tips-tips berikut ini:

Belanja Pintar

Buat Daftar Belanja

 Membuat daftar belanja atau membuat shopping list adalah hal pertama dan hal yang wajib dilakukan sebelum belanja. Sebelum menuju pusat perbelanjaan, entah pasar, swalayan, atau mall, pastikan sudah ada daftar belanjaan di tangan. Tujuan dari pembuatan daftar belanja ini sebenarnya cukup jelas: meminimalisir godaan membeli barang yang tidak perlu dan juga untuk memastikan semua barang yang diperlukan tidak terlupa untuk dibeli.

Dalam membuat daftar belanja, pastikan pembuatannya dimulai dari barang yang paling penting terlebih dahulu. Setelah itu, daftar barang bisa dilanjutkan dengan barang-barang yang tingkat urgensinya tidak terlalu tinggi atau barang-barang remeh. Tujuan pembuatan daftar belanja seperti ini sudah pasti untuk menghindari pembelian barang yang tidak terlalu diperlukan.

Bawa Uang Pas Sesuai Kebutuhan

 Ketika pergi berbelanja, sebaiknya kita tidak membawa uang berlebihan di kantong. Bawalah uang secukupnya sesuai dengan perkiraan total belanjaan dari daftar belanja yang sudah dibuat. Walaupun begitu, tetaplah membawa uang lebih untuk berjaga-jaga apabila ternyata barang-barang yang diperlukan mengalami kenaikan harga. Walaupun membawa uang lebih, sebaiknya total uangnya tidak lebih dari 10% dari perkiraan total belanja.

Tujuan dari membawa uang pas adalah agar kita menjadi lebih fokus dalam belanja barang-barang yang menjadi kebutuhan utama di daftar belanja kita. Apabila setelah belanja terdapat sisa uang, kita baru bisa menggunakannya untuk membeli barang yang bukan menjadi kebutuhan utama, walaupun ktia tetap bisa memilih untuk menyimpan uang sia tersebut. Selain itu, membawa uang dalam jumlah besar sebenarya juga berbahaya karena bisa memancing kejahatan.

Disiplin dengan Daftar Belanja yang Sudah Disusun

 Sekali lagi, tujuan membuat daftar belanja adalah untuk menghindarkan diri dari pembelian barang yang tidak terlalu diperlukan. Maka dari itu, membuat daftar belanja saja tidaklah cukup. Setelah membuat daftar belanja, kita juga perlu menjadi disiplin dengan daftar belanja yang sudah dibuat. Tanpa menjadi disliplin akan daftar belanja, kita akan merasa sangat sulit untuk berhemat dalam berbelanja.

Kalaupun ketika berbelanja kebutuhan utama merasa ingin membeli barang yang di luar rencana, pembelian barang-barang tersebut sebaiknya dilakukan setelah pembelian barang-barang kebutuhan utama sudah terbeli. Dengan begitu, kita bisa merasakan tujuan dari daftar belanja yang sudah dibuat.

Belanja pintar sarat dengan rasa disiplin. Belanja pintar adalah bagaimana sikap kita menanggapi keinginan dan kebutuhan. Tanpa rasa disiplin, keberhasilan mengatur keuangan tidak akan tercapai. Maka dari itu, buatlah daftar belanja, bawalah uang secukupnya ketika belanja, dan jadilah disiplin dengan daftar belanja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *